"Diresmikannya pengadilan agama di Ngamprah termasuk dalam program 100 hari kerja kami (Aa-Hengky)," katanya setelah peresmian Pengadilan Agama Ngamprah, Senin (5/11/2018). Pemkab Bandung Barat, kata Aa Umbara, nantinya akan membangun gedung tersendiri untuk pengadilan agama tersebut, dengan mendapatkan kucuran anggaran dari pusat.
"Warga KBB sekarang enggak perlu ke Soreang lagi ketika mencari keadilan, hanya datang ke Masjid Ash-Sidiq dan nanti kami buatkan papan petunjuknya," ujarnya seraya menyebut bangunan Polres, Kodim, dan Kejaksaan akan berada di kompleks pemkab guna memudahkan pelayanan.
"Lewat Pengadilan Agama Cimahi juga kami sudah beritahu jika ada warga KBB yang datang mendaftar untuk disarankan datang ke komplek Pemda. Kami juga sosialisasikan ke camat, KUA, dan para dai," katanya.
Gedung pengadilan agama Ngamprah yang baru ini memiliki dua ruang sidang, dan satu ruang hakim. Senen juga mengakui masih ada kekurangan, tetapi hal tersebut sangatlah wajar. Pada pertengahan bulan ini, Senen juga menyebut peralatan-peralatan tambahan yang dibutuhkan, seperti tempat duduk akan datang. "Kami punya 6 orang hakim. Dan perkiraan perkara untuk wilayah KBB ada 4.000 yang ditangani oleh 6 orang hakim per tahunnya," ujarnya.
Selamat atas berdirnya Pengadilan Agama Ngamprah, semoga Lembaga Peradilan Agama di Indonesia senantiasa berjaya.
